[Disinformasi] Heboh Video OTT Juliarti Mantan Bupati Sambas, Begini Faktanya

Beredar sebuah video Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap kasus penyuapan di sebuah rumah makan. Video berdurasi 3 menit 7 detik itu memperlihatkan petugas berpakaian bebas menggeledah tas seorang perempuan.



Perempuan yang dalam tasnya terdapat barang bukti ini disebut adalah Juliarti Djuhardi Alwi, mantan Bupati Sambas, Kalimantan Barat periode 2011 hingga 2016. Sontak, informasi ini menghebohkan warga Kalimantan Barat. Terutama warga Sambas

Video ini beredar dengan cepat di WAG (WhatsApp Group) semua kalangan sejak Selasa (17/12/2019) pagi

Setelah dilakukan penelusuran oleh anggota Tim Hoax Crisis Centre (HCC) Kalbar

"Jelas itu bukan mantan Bupati Sambas, Juliarti. Karena, dari video yang beredar ini kita bisa melihat sendiri itu bukan terjadi wilayah Kalimantan Barat. Mudah sekali, bisa dengar dialek dalam video itu, serta melihat visual yang terekam. Seperti plat kendaraan misalnya," jelas Reinardo Sinaga, Ketua Umum HCC Kalbar dalam keterangan resminya, Selasa (17/12/2019)

Hasil penelusuran lainnya yang menguatkan OTT itu bukan di Kalbar adalah, setelah ditemukan video yang sama di platform youtube. Kanal Rafflesia Arnoldi Bengkulu yang mengunggah video itu 30 Juli 2019.

Video berjudul "Detik-detik penangkapan (OTT) Oknum LSM yang diduga melakukan pemerasan terhadap Kepala Desa"

Tak hanya ini, Juliarti pun sudah memberikan bantahannya melalui rekaman video yang diterima Tim HCC Kalbar.

"Saya Juliarti. Saya ingin mengklarifikasi video yang beredar, yang seakan-akan mengatasnamakan saya melakukan hal-hal seperti yang diungkap dalam video itu. Saya ingin menjelaskan, bahwa Alhamdulillah, saya masih dalam lindungan Allah SWT. Apa yang ada di video itu tidaklah benar. Kalau kita screenshot dengan baik, sangat beda wajah dalam video dengan wajah saya. Kacamatanya beda, pipi saya tembem," tegasnya.

0 Komentar

Terbaru